Psoriasis merupakan penyakit inflamasi kronik yang ditandai dengan plak eritematosa berbatas tegas, ukuran bervariasi, dengan skuama putih, tebal, dan berlapis. Psoriasis dapat menyebabkan tekanan emosi yang cukup berat. Anak-anak dan remaja dengan psoriasis memiliki risiko lebih besar untuk mengalami kelainan psikiatri, terutama depresi dan ansietas. Anak perempuan usia 8 tahun, dengan psoriasis sejak 7 bulan lalu, mendapat terapi liquor carbonis detergens 3% dan asam salisilat 3% dalam vaselin album, serta kortikosteroid topikal potensi sedang. Sebelumnya, ia adalah anak yang ceria, mudah bergaul, dan pintar. Pasien kini enggan bergaul dengan teman sebayanya, sulit diajak bicara, dan kadang berteriak tanpa sebab yang jelas. Pasien sering diejek karena kelainan kulitnya dan dianggap menular. Untuk menutupinya, pasien selalu mengenakan pakaian panjang dan kerudung. Diagnosis dari Departemen Psikiatri adalah gangguan penyesuaian dengan depression mood. Pasien mendapat psikoterapi suportif setiap minggu dan antidepresan fluoksetin 10 mg setiap hari, dengan hasil perbaikan bermakna. Penting sekali untuk mengenali gejala gangguan jiwa pada pasien psoriasis. Manajemen tidak hanya pada gejala psoriasis, namun juga pemantauan dan tatalaksana terhadap kejiwaan anak. Penanganan psikiatri yang tepat akan meningkatkan kepatuhan dalam berobat, hasil terapi, dan kualitas hidup pasien.(MDVI 2011;38/4:166 -170)
Kata kunci: psoriasis, anak, depresi, kualitas hidup. |
Psoriasis is a chronic disease characterized by red plaques, variable in size, covered with white thick scales. Psoriasis may cause a severe emotional pressure for the patient. Children and adolescents with psoriasis have a higher risk of developing psychiatric disorders, especially depression and anxiety, than those without this skin condition. A eight year-old girl, with psoriasis since she 7 months ago. She was treated with liquor carbonis detergens 3%, salysilic acid 3% ointment, and medium potency topical steroid. Before the skin lessions widened, she was a happy, friendly, and smart girl. She now hardly ever talks, likes to shout, and refuses to interact with her peers. Her friends often make fun of her skin lessions and said that it is contagious. To cover the lessions, she always wear long clothes and head veil. Assesment from Psychiatric Department was adaptation disturbance with depression mood. She received weekly supportive psychotherapy and antidepressant medication, fluoxetine 10 mg daily. It is important to monitor and recognize psychological disorders in psoriasis patients. The management is not only for psoriasis symptoms, but also for patients psychiatric conditions. If the psychiatric comorbidities are well managed, it will contribute to better result of psoriasis management, through increased compliance and adherence, and patient's quality of life. (MDVI 2011; 38/4:166 -170)
Keywords: psoriasis, child, depression, quality of life |