Akne vulgaris (AV) merupakan penyakit kulit yang sering ditemukan dengan patogenesis yang bersifat kompleks. Banyak perdebatan seputar pengaruh makanan terhadap timbulnya AV. Makanan dengan indeks glikemik (IG) dan beban glikemik (BG) yang tinggi diduga merupakan salah satu kontributor yang signifikan terhadap tingginya prevalensi AV melalui hiperinsulinemia. Hiperinsulinemia dapat terlibat dalam patofisiologi AV karena hubungannya dengan peningkatan bioavailabilitas androgen dan konsentrasi insulin-like growth factor-1 (IGF-1) dalam serum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara IG dan BG makanan dengan kadar IGF-1 pada pasien AV. Penelitian analitik dengan rancangan potong lintang yang dilaksanakan pada bulan Januari – April 2010, melibatkan 18 orang pasien AV dan 18 orang kontrol yang tidak AV. Terhadap subyek penelitian dilakukan dietary food recall untuk mengetahui jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi oleh pasien 1-2 jam sebelum pengambilan sampel darah dan kemudian dihitung nilai IG dan BG dari makanan yang dikonsumsi tersebut. Nilai IG dan BG hasil perhitungan selanjutnya dianalisis secara statistik terhadap hubungannya dengan kadar IGF-1 dalam serum. Hasil: rerata kadar IGF-1 pada pasien AV (282,7 ± 104,9 ng/dl) lebih tinggi dibandingkan pada individu yang tidak menderita AV (263,8 ± 88,2 ng/dl) walaupun tidak signifikan secara statistik (p = 0,563). Tidak terdapat hubungan antara IG dan BG dengan IGF-1 pada pasien AV (berturut-turut r = -0,028; p = 0,079 dan r = -0,045; p = 0,227). (MDVI 2011; 38/s: 7s - 13s)
Kata kunci : Akne vulgaris, indeks glikemik, beban glikemik, insulin-like growth factor-1 |
Acne vulgaris (AV) is a common skin disease with complex pathogenesis. Much debate aroseabout the effect of foods on the occurrence of AV. Foods with a high glycemic index (GI) and glycemic load (GL) value may be a significant contributor to the high prevalence of AV through hyperinsulinemia. Hyperinsulinemia may be involved in the pathophysiology of AV because of its relationship with increased of androgen bioavailability and insulin-like growth factor-1 (IGF-1) levels in serum. Aim to determine the correlation between GI and GL of food with insulin-like growth factor- 1 levels in AV patients serum. Subject and method: An analytic study with cross sectional design was conducted from January to April 2010, involving 18 AV patients and 18 matched individuals without AV. On the subject of research, dietary food recall to determine the type and amount of food consumed by patients 1-2 hours before taking blood samples was conducted, and then the values of IG and BG of the food consumed were calculated. The values of IG and BG calculation result were statistically analyzed in relation to the levels of IGF-1 in serum. Results : Mean levels of IGF-1 in AV patients (282,7 ± 104,9 ng/dl) are higher than in control subjects (263,8 ± 88,2 ng/dl), although not statistically significant (p = 0,563). There is no correlation between GI and GL values with IGF-1 levels in AV patients (r = -0,028, p = 0,079 and r = -0,045, p = 0,227, respectively).(MDVI 2011; 38/s: 7s - 13s)
Keywords : Acne vulgaris, glycemic index, glycemic load, insulin-like growth factor-1 |