| ARTIKEL ASLI |
|---|
| HUBUNGAN KASUS DERMATITIS KONTAK IRITASI KANTARIDES DENGAN CUACA DI RSUD KOTA YOGYAKARTA |
| Rikyanto |
| Bagian IK Kulit dan Kelamin RSUD Kota Yogyakarta |
| ABSTRAK |
Dermatitis kontak iritan (DKI) dapat diderita oleh semua orang dari berbagai golongan umur, ras, dan jenis kelamin. Jumlah pasien DKI diperkirakan cukup banyak, namun angkanya secara tepat sulit diketahui. Hal ini disebabkan antara lain oleh banyaknya pasien dengan kelainan ringan tidak datang berobat. Salah satu penyebab DKI adalah kantarides, yang diduga keberadaan kantarides berhubungan dengan keadaan angin, suhu, kelembaban, tekanan udara, dan curah hujan yang berubah-ubah. DKI kantarides adalah peradangan kulit akibat kontak langsung dengan kantaridin, sehingga menimbulkan kelainan klinis yang berupa: eritema, udem, papul, vesikel, bula, menimbukan sensasi gatal dan panas. |
| ABSTRACT |
Irritant contact dermatitis (ICD) can be suffered by all people from any age, race, and sex. Number of ICD patient is large, but the exact number is difficult to know. It is due to people with mild skin disorder who did not visit physician. One type of ICD disease is ICD Cantharides that suspected Cantharides existence to associate with condition changed of wind, temperature, humidity, air pressure, and rainfall. ICD Cantharides is skin inflammation due to direct contact with cantharidin toxin so that creating clinical skin symptomp such as: erythematous, edema, papule, vesicle, bulla, and itchy. |