| ARTIKEL ASLI |
|---|
| REMOVAL OF DECORATIVE TATTOO WITH DERMABRATION |
| Sri Lestari, Sinta Syafril, Irdawati Muchtar |
| Department of Dermatology and Venereology, Faculty of Medicine, Andalas University/Dr. M. Djamil Hospital - Padang |
| ABSTRAK |
Menghilangkan tato dekoratif dengan dermabrasi, hasilnya bervariasi. Satu kali pengobatan dengan dermabrasi akan menghilangkan sebagian warna. Meskipun terapi laser memberikan hasil yang sangat baik, namun dermabrasi dapat digunakan sebagai terapi alternatif. Seorang pasien laki-laki umur 22 tahun datang ke Poliklinik Kulit dan kelamin RS. Dr. M. Djamil, Padang dengan keluhan utama ingin menghilangkan tato dekoratif yang besar, multi warna (hitam, merah), pada lengan atas kanan. Dermabrasi digunakan karena tidak ada laser di kota kami. Pada awalnya, area bertato ditandai dengan marker. Dengan anestesi local, dibuat dua insisi untuk memasukkan anestesi infiltrasi dengan kanula multi-port, anestesi tumesen berguna sebagai materi semi solid sub dermal yang dapat membantu meningkatkan hemostasis. Dermabrasi menggunakan dermabrator “Rotex 780”, dengan dermabrader tangan dan pedal kaki. Ujung abarsi yang digunakan ialah yang berbentuk intan, pear dan kubah. Operator mamakai pelindung wajah dan masker. Seluruh tato diabrasi secara hati-hati sampai daerah papilar dermis atas Setelah dermabarsi, kulit terlihat kasar dan berdarah. Setelah satu kali dermabrasi, tampak sebagian warna tato menghilang. Warna merah sangat jelas menghilang sedangkan warna hitam menghilang sebagian. |
| ABSTRACT |
The result of decorative tattoo removal by dermabration can be variable. A single treatment by dermabration can produce partial improvement. Although laser offers better results, dermabration can be used as an alternative treatment. A 22-year old male patient came to the dermatovenereology clinic for removal of his decorative tattoo which was located on his right upper arm. The tattoo was big with red and black colors. We decided to do dermabration because no lasers were available in our city. Initially we marked the tattoo region with a marker. Under local anesthesia we made two incisions to facilitate infiltration anesthetic multi-port cannula. (Tulip Co, San Diego, California), tumescence anesthesia was then acting as a semi solid material sub dermal which could also help to increase hemostasis. Dermabration using the dermabrator “Rotex 780”, hand-held dermabrader with rotary wheel with and foot pedal control. The abrading end pieces are diamond fraise, pear and dome shapes. The operator used a face protector and mask. The entire tattoo was abraded carefully up to upper papillary dermis. After dermabration, the skin looked raw and bleeding. After a single treatment, partial improvement was achieved. The red color was significantly cleared, but the black color was less cleared. |